Hero Image
PERNYATAAN SIKAPPERSATUAN WARTAWAN MEDIA ONLINE INDONESIA (PWMOI)KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA24 April 2026Terkait Dugaan Tindakan Brutal Pengeroyokan terhadap Wartawan di Sumba Barat Daya

SUMBA BARAT DAYA – Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan kecaman keras, tegas, dan tanpa kompromi atas dugaan tindakan brutal berupa pengeroyokan terhadap wartawan media TipikorInvestigasiNews, saudara Gunter Meha.Peristiwa ini bukan hanya sekadar insiden kekerasan. Ini adalah alarm keras bagi semua pihak bahwa kebebasan pers di daerah ini sedang diuji secara nyata. Ketika seorang wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik justru menjadi korban kekerasan, maka yang diserang bukan hanya individu, tetapi juga fungsi kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang.Lebih memprihatinkan lagi, kejadian ini berlangsung di tengah agenda kunjungan pejabat negara. Alih-alih menunjukkan wajah daerah yang beradab dan menjunjung tinggi hukum, justru yang muncul adalah potret buram: dugaan aksi premanisme di ruang publik yang mencederai rasa aman dan kepercayaan masyarakat.Adanya dugaan keterlibatan oknum yang berstatus sebagai pelayan publik menjadi catatan serius. Jika benar, maka ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap tanggung jawab moral dan etika profesi yang seharusnya dijunjung tinggi.Ketua PWMOI Sumba Barat Daya, Robert Syukur Djola, menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers secara jelas melindungi kerja jurnalistik. Tidak ada ruang bagi intimidasi, kekerasan, apalagi pengeroyokan terhadap wartawan.“Ini bukan hanya soal satu orang wartawan. Ini soal marwah profesi. Jika kekerasan seperti ini dibiarkan, maka kita sedang membuka pintu bagi pembungkaman informasi dan kemunduran demokrasi,” tegasnya.Atas dasar itu, PWMOI Sumba Barat Daya dengan sikap tegas menyatakan:Mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak cepat, profesional, dan tanpa intervensi dalam mengusut tuntas kasus ini.Meminta seluruh pihak yang terlibat untuk diproses secara hukum tanpa pengecualian, demi menegakkan keadilan dan memberikan efek jera.Menuntut transparansi penuh dalam setiap tahapan proses hukum, agar tidak menimbulkan kecurigaan publik dan memastikan keadilan benar-benar ditegakkan.PWMOI menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Kasus ini akan terus dikawal hingga terang-benderang. Tidak boleh ada kompromi terhadap kekerasan, tidak boleh ada toleransi terhadap upaya membungkam pers.Jika hari ini wartawan bisa dikeroyok di ruang publik, maka besok siapa pun bisa menjadi korban.Demikian pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen menjaga kebebasan pers di Sumba Barat Daya.Robert Syukur DjolaKetua PWMOI Kabupaten Sumba Barat Daya

1 minggu yang lalu