Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
27 April 2026 - 10:54 WITA

DI BALIK BETON RSUD REDABOLO: DARI TANAH PENGABDIAN KE HARAPAN PELAYANAN KESEHATAN SBD

DI BALIK BETON RSUD REDABOLO: DARI TANAH PENGABDIAN KE HARAPAN PELAYANAN KESEHATAN SBD
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

RSUD Redabolo, siletsumba.com - Sumba Barat Daya – Di tengah peninjauan pembangunan RSUD Redabolo, terselip momen yang lebih dalam dari sekadar progres fisik. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, tak hanya melihat bangunan, ia juga menyentuh sisi pengabdian yang menjadi fondasi berdirinya rumah sakit tersebut.

Usai meninjau langsung gedung, Menteri Kesehatan memanggil salah satu dokter umum untuk berdialog. Sosok itu adalah dr. Tania, yang dengan penuh semangat merespons setiap pertanyaan. Dialog singkat itu kemudian membuka cerita besar.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, mengungkap bahwa keluarga dr. Tania bersama Kepala Desa Watukawula, Laurensius Todo, adalah pihak yang menyerahkan tanah untuk pembangunan RSUD Redabolo.

Sebuah fakta yang mengubah cara pandang: bahwa rumah sakit ini tidak hanya berdiri di atas anggaran negara, tetapi juga di atas keikhlasan masyarakatnya sendiri.

Mendengar hal tersebut, Menteri Kesehatan menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Laurensius Todo. Ia berpesan agar fasilitas yang dibangun dijaga dengan baik, karena pengabdian seperti ini memiliki nilai yang jauh melampaui materi.

“Upah kita ada di akhirat,” pesan Menteri, menegaskan bahwa setiap kontribusi untuk kemanusiaan tidak pernah sia-sia.

Berdasarkan pantauan langsung jurnalis Siletsumba.com, momen ini menjadi pengingat kuat: pembangunan bukan hanya soal beton, besi, dan anggaran. Lebih dari itu, ini adalah tentang kolaborasi, kepercayaan, dan pengorbanan.

RSUD Redabolo hari ini mungkin masih dalam tahap pembangunan. Namun semangat yang melandasinya sudah utuh—bahwa pelayanan kesehatan di Sumba Barat Daya lahir dari kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Ini bukan sekadar proyek. Ini adalah warisan.

(Siletsumba.com)

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.