Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
22 April 2026 - 08:23 WITA

BOM WAKTU IRIGASI MBEWI! Rp 8 MILIAR DANA NEGARA “TERKUNCI”, PROYEK MANGKRAK — PETANI SUMBA TENGAH DIPAKSA KELAPARAN

BOM WAKTU IRIGASI MBEWI! Rp 8 MILIAR DANA NEGARA “TERKUNCI”, PROYEK MANGKRAK — PETANI SUMBA TENGAH DIPAKSA KELAPARAN
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Kecamatan Mamboro, siletsumba.com - Sumba Tengah — Ini bukan lagi sekadar proyek terlambat.

Ini krisis nyata yang diduga berakar dari kacau-balau pengelolaan proyek bernilai miliaran rupiah.

Proyek Irigasi Mbewi di Kecamatan Mamboro, dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar dari APBN, kini menjadi simbol kegagalan yang telanjang di depan mata publik:

- Pekerjaan tidak selesai

- Upah pekerja belum dibayar

- Petani kehilangan mata pencaharian

Dan yang paling mencengangkan:

Kejelasan proyek seolah “menghilang” di tengah jalan

FAKTA YANG MENAMBAH KEMARAHAN PUBLIK

Pekerjaan pasangan ±250 meter tidak tuntas

Galian dan urugan saluran ±2.800 meter terbengkalai.

HOK pekerja belum dibayarkan hingga kini

Proyek berhenti sejak November — Maret tanpa kepastian

- Di lapangan: fisik ada, aktivitas mati

- Di atas kertas: transparansi dipertanyakan

200 HEKTARE SAWAH “DIBUNUH PERLAHAN”

Empat desa terdampak langsung:

Wendewa Timur, Wendewa Selatan, Manu Wolu dan Wendewa Utara

1. Total sekitar 200 hektare sawah lumpuh total

2. Ribuan warga kehilangan penghasilan selama 5 bulan

Ini bukan sekadar angka. Ini dapur yang tidak mengepul.

SUARA RAKYAT YANG DIABAIKAN

Tokoh masyarakat, David Ng Ranja Ratu, menegaskan:

“Sudah lima bulan petani tidak kerja sawah. Ini soal hidup masyarakat.”

PESAN TERBUKA UNTUK PEJABAT & APARAT

Jika hari ini tidak ada tindakan:

Maka publik berhak bertanya: siapa yang melindungi siapa?

Jika uang negara sudah cair tapi proyek mati: siapa yang harus bertanggung jawab?

Jika rakyat menderita tapi pejabat diam: untuk siapa sebenarnya kekuasaan itu?

- Jangan tunggu viral nasional baru bergerak.

- Jangan tunggu aparat pusat turun baru panik.

DUGAAN YANG MULAI MENGERAS DI PUBLIK

Tanpa transparansi, publik akan menilai sendiri:

Ada apa di balik mandeknya proyek ini?

Mengapa hak pekerja tidak dibayar?

Apakah ada kelalaian berat… atau sesuatu yang lebih serius?

INI BUKAN PERINGATAN BIASA — INI HITUNG MUNDUR

Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan:

,- Kasus ini berpotensi meledak ke level nasional

- Akan menjadi sorotan publik luas

- Dan bisa berujung pada pemeriksaan hukum yang lebih dalam

SOROTAN PALING TAJAM

“Rp 8 Miliar Mengendap, Rakyat Dikorbankan! Irigasi Mbewi Jadi Bom Waktu di Sumba Tengah!”

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.