Senin, 9 November 2026

Cari berita

Pertanian

BOM WAKTU IRIGASI MBEWI! Rp 8 MILIAR DANA NEGARA “TERKUNCI”, PROYEK MANGKRAK — PETANI SUMBA TENGAH DIPAKSA KELAPARAN

Sumba Tengah — Ini bukan lagi sekadar proyek terlambat.Ini krisis nyata yang diduga berakar dari kacau-balau pengelolaan proyek bernilai miliaran rupiah.Proyek Irigasi Mbewi di Kecamatan...

Stepanus Umbu Pati

Stepanus Umbu Pati

· 2 menit baca

BOM WAKTU IRIGASI MBEWI! Rp 8 MILIAR DANA NEGARA “TERKUNCI”, PROYEK MANGKRAK — PETANI SUMBA TENGAH DIPAKSA KELAPARAN

Kecamatan Mamboro, siletsumba.com - Sumba Tengah — Ini bukan lagi sekadar proyek terlambat.

Ini krisis nyata yang diduga berakar dari kacau-balau pengelolaan proyek bernilai miliaran rupiah.

Proyek Irigasi Mbewi di Kecamatan Mamboro, dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar dari APBN, kini menjadi simbol kegagalan yang telanjang di depan mata publik:

- Pekerjaan tidak selesai

- Upah pekerja belum dibayar

- Petani kehilangan mata pencaharian

Dan yang paling mencengangkan:

Kejelasan proyek seolah “menghilang” di tengah jalan

FAKTA YANG MENAMBAH KEMARAHAN PUBLIK

Pekerjaan pasangan ±250 meter tidak tuntas

Galian dan urugan saluran ±2.800 meter terbengkalai.

HOK pekerja belum dibayarkan hingga kini

Proyek berhenti sejak November — Maret tanpa kepastian

- Di lapangan: fisik ada, aktivitas mati

- Di atas kertas: transparansi dipertanyakan

200 HEKTARE SAWAH “DIBUNUH PERLAHAN”

Empat desa terdampak langsung:

Wendewa Timur, Wendewa Selatan, Manu Wolu dan Wendewa Utara

1. Total sekitar 200 hektare sawah lumpuh total

2. Ribuan warga kehilangan penghasilan selama 5 bulan

Ini bukan sekadar angka. Ini dapur yang tidak mengepul.

SUARA RAKYAT YANG DIABAIKAN

Tokoh masyarakat, David Ng Ranja Ratu, menegaskan:

“Sudah lima bulan petani tidak kerja sawah. Ini soal hidup masyarakat.”

PESAN TERBUKA UNTUK PEJABAT & APARAT

Jika hari ini tidak ada tindakan:

Maka publik berhak bertanya: siapa yang melindungi siapa?

Jika uang negara sudah cair tapi proyek mati: siapa yang harus bertanggung jawab?

Jika rakyat menderita tapi pejabat diam: untuk siapa sebenarnya kekuasaan itu?

- Jangan tunggu viral nasional baru bergerak.

- Jangan tunggu aparat pusat turun baru panik.

DUGAAN YANG MULAI MENGERAS DI PUBLIK

Tanpa transparansi, publik akan menilai sendiri:

Ada apa di balik mandeknya proyek ini?

Mengapa hak pekerja tidak dibayar?

Apakah ada kelalaian berat… atau sesuatu yang lebih serius?

INI BUKAN PERINGATAN BIASA — INI HITUNG MUNDUR

Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan:

,- Kasus ini berpotensi meledak ke level nasional

- Akan menjadi sorotan publik luas

- Dan bisa berujung pada pemeriksaan hukum yang lebih dalam

SOROTAN PALING TAJAM

“Rp 8 Miliar Mengendap, Rakyat Dikorbankan! Irigasi Mbewi Jadi Bom Waktu di Sumba Tengah!”

Bagikan berita ini

Lanjut membaca

Komentar (0)

Tulis komentar

Tidak akan dipublikasikan.

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Komentar berisi tautan dianggap spam.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

0
Tautan berhasil disalin

Masuk untuk menyukai

Anda perlu masuk ke akun untuk menyukai berita ini.

Masuk