MENTERI KESEHATAN TINJAU, BUKAN RESMIKAN RSUD REDABOLO — PUBLIK DIMINTA TAK TERSESAKAN NARASI
RSUD Redabolo, siletsumba.com - Tambolaka, SBD — Kabar yang beredar luas melalui sejumlah postingan media sosial, termasuk akun “HALLO NTT”, yang menyebut adanya peresmian rumah sakit modern RSUD Redabolo di Kabupaten Sumba Barat Daya pada 23 April 2026, dipastikan tidak sesuai fakta lapangan.
Berdasarkan pantauan langsung jurnalis Silet Sumba di lokasi, tidak ditemukan adanya agenda peresmian resmi oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Yang terjadi adalah kunjungan kerja dan peninjauan fasilitas rumah sakit yang saat ini tengah dalam tahap pengembangan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kesehatan didampingi oleh Gubernur NTT dan Bupati Sumba Barat Daya untuk melihat langsung kesiapan sarana prasarana RSUD Redabolo yang dirancang sebagai rumah sakit rujukan dengan gedung tiga lantai, kapasitas 100 tempat tidur, serta fasilitas seperti ICVCU, ruang Intermediate, KRIS, VIP hingga cathlab.
Namun demikian, sejumlah indikator di lapangan justru menunjukkan bahwa rumah sakit ini belum sepenuhnya siap operasional, sehingga belum layak untuk diresmikan secara formal.
Perbedaan antara “peninjauan” dan “peresmian” bukan sekadar istilah, melainkan menyangkut kejelasan informasi publik dan akuntabilitas pembangunan. Narasi yang keliru berpotensi membangun persepsi palsu di tengah masyarakat.
Silet Sumba menegaskan: publik berhak atas informasi yang akurat, bukan pencitraan yang dipoles seolah sudah tuntas.