Senin, 9 November 2026

Cari berita

Bencana Alam

๐Ÿšจ BREAKING NEWS Senin, 16 Maret 2026 3 Anak Kecil Tertimbun Longsor Sirtu Putih, Warga Minta Alat Berat Segera Didatangkan

๐Ÿšจ BREAKING NEWSSumba Barat Daya โ€” Peristiwa tragis terjadi pada Senin, 16 Maret 2026, ketika tiga orang anak kecil dilaporkan tertimbun tanah longsor di lokasi...

Stepanus Umbu Pati

Stepanus Umbu Pati

ยท 1 menit baca

๐Ÿšจ BREAKING NEWS

Senin, 16 Maret 2026

3 Anak Kecil Tertimbun Longsor Sirtu Putih, Warga Minta Alat Berat Segera Didatangkan

Djala Manu, siletsumba.com - ๐Ÿšจ BREAKING NEWS

Sumba Barat Daya โ€” Peristiwa tragis terjadi pada Senin, 16 Maret 2026, ketika tiga orang anak kecil dilaporkan tertimbun tanah longsor di lokasi Sirtu Putih, Desa Ndala Manu, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Informasi awal ini diperoleh Jurnalis Silet Sumba dari Wakil Ketua DPRD SBD, Yus Bora, serta warga masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan warga, tanah longsor terjadi secara tiba-tiba dan menimbun para korban yang masih anak-anak. Saat ini warga bersama masyarakat setempat masih berupaya melakukan pencarian dan penggalian secara manual di lokasi kejadian.

Warga di sekitar lokasi sangat membutuhkan bantuan alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses penggalian material longsor yang menimbun para korban.

Sementara itu, pihak kepolisian dilaporkan sudah bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu proses penanganan serta evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih penuh kepanikan, sementara masyarakat berharap alat berat segera didatangkan agar proses penyelamatan bisa dilakukan secepat mungkin.

Perkembangan lebih lanjut masih terus dipantau oleh Jurnalis Silet Sumba di lapangan.

Bagikan berita ini

Lanjut membaca

Komentar (0)

Tulis komentar

Tidak akan dipublikasikan.

Komentar ditinjau dulu sebelum tampil. Komentar berisi tautan dianggap spam.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

0
Tautan berhasil disalin

Masuk untuk menyukai

Anda perlu masuk ke akun untuk menyukai berita ini.

Masuk