Profesor Alie Humaedi Soroti Judul Berita yang Dinilai Berlebihan di Media Sosial
Desa Bondo Bela, siletsumba.com - Tambolaka, SiletSumba.com — Akademisi sekaligus Profesor, Alie Humaedi, memberikan sorotan terhadap sebuah judul berita yang beredar di media sosial terkait pembangunan jembatan penghubung warga Bondo Bela dan Rita Bara.
Dalam kolom komentar unggahan Facebook akun Adipapa Nikson, Profesor Alie Humaedi menilai judul berita tersebut kurang bermartabat dan terkesan terlalu mengarah pada pencitraan individu tertentu. Ia meminta agar media menggunakan diksi yang lebih proporsional serta menghargai seluruh pihak yang memiliki peran dalam pembangunan.
“Sy kira, ini judulnya sangat tidak bermartabat. Mohon diperbaiki judulnya. Masing-masing memiliki perannya,” tulis Profesor Alie Humaedi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme media dalam menyusun judul berita agar tidak menimbulkan kesan berlebihan di tengah masyarakat.
“Jangan membiasakan membuat judul untuk ‘pencitraan yang berlebihan’, nanti malah akan terperosok sendiri aktor yg dicitrakan. Buatlah bahasa atau diksi yg menghargai semuanya,” lanjutnya.
Berdasarkan data yang dihimpun jurnalis SiletSumba.com, Bupati Sumba Barat Daya diundang sebagai Pemerintah Daerah untuk meresmikan jembatan tersebut di Desa Bondo Bela dan Desa Rita Baru melalui dukungan Profesor Alie Humaedi yang tergabung sebagai anggota BRIN bersama sejumlah donatur lainnya.
Pembangunan jembatan tersebut diketahui menjadi harapan masyarakat setempat karena membantu akses penghubung antarwilayah dan mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Komentar Profesor Alie Humaedi kemudian memicu diskusi publik mengenai etika jurnalistik, independensi media, serta pentingnya penggunaan bahasa yang berimbang dalam pemberitaan pembangunan daerah.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut masih ramai diperbincangkan oleh warganet di media sosial.